Hari Reformasi, Kaban Kesbangpol Barito Utara, Rayadi : Saatnya Dewasa Berdemokrasi di Ruang Publik

KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Kesadaran pada persatuan dan kesatuan bangsa yang kurang serta perilaku yang jauh dari mencerminkan kesetiaan kepada bangsa dan negara sendiri diungkapkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, Rabu (20/5/2026).

Ia menasehatkan pentingnya perilaku dalam bertutur dan sikap seorang anak bangsa di kehidupan sehari-hari maupun di media sosial, jangan sampai hendaknya mencederai persaudaraan sebangsa dan setanah air, terlebih mengarah pada disintegrasi bangsa.

"Negara ini dibangun dalam waktu yang sangat panjang dan sudah sangat besar pengorbanan yang dibayar untuk mempertahankannya. Jangan sampai seketika bangunan itu runtuh dalam sekejap akibat perilaku seperti amarah atau emosi yang ditumpahkan di media sosial atau sikap yang terlalu gegabah," ujar Rayadi memberikan nasehatnya tentang etika di ruang publik saat diwawancarai awak media, Rabu.

Bertepatan dengan Hari Reformasi yang jatuh setiap tanggal 21 Mei, Rayadi, mengingatkan Reformasi yang kita jalankan adalah babak baru yang menghantarkan kita menuju kemajuan demokrasi dan pembangunan sebagaimana negara-negara demokrasi yang maju dan modern, bukan justru ke arah negeri yang bar-bar dan anarkistis.

"Seharusnya sejak tahun 1998 hingga sekarang ruang demokrasi kita sudah bertambah semakin dewasa," kata dia.

Reformasi menurutnya disamping menuju negara yang demokratis, menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), namun juga menegakan prinsip negara hukum, etika dan norma-norma yang hidup dalam masyarakat.

"Reformasi membuka ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pikiran, pendapat bahkan kritik, namun dalam ruang konstruktif yang bermuara untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama serta tidak bertentangan dengan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutup beliau.