
KUALA KURUN, WARNAKALIMANTAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah Kuala Kurun pada hari Selasa, 7 April 2026. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat setelah Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Richard. Beliau didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Kasatpol PP.
Sidak menyasar berbagai lokasi strategis seperti pasar tradisional, toko-toko yang menjual bahan pokok, hingga gudang penyimpanan milik Bulog yang berlokasi di Kuala Kurun. Pemantauan ini dilakukan secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kondisi pangan di lapangan.
Sekda Richard menyampaikan bahwa distribusi bahan pangan di Kabupaten Gunung Mas masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satu kendala utama adalah panjangnya rantai pasok yang mempengaruhi efisiensi penyaluran bahan pangan.
"Dari hasil pemantauan, kita ketahui rantai pasokan di daerah kita cukup panjang. Pasca Lebaran, pendistribusian juga belum sepenuhnya berjalan normal," ujarnya.
Dengan adanya sidak ini, Pemkab Gunung Mas berharap dapat mengidentifikasi permasalahan yang ada dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Gunung Mas dengan pengolahan AI.
Sumber Artikel: Gunung Mas
Sumber Gambar: Gunung Mas






