
KARANG INTAN, WARNAKALIMANTAN.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan dan memperbaiki gizi masyarakat melalui pengembangan padi biofortifikasi. Syukuran panen padi kaya gizi ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Seiya Sekata di Desa Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, pada Selasa (7/4/2026).
Inisiatif ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting. Pengembangan varietas padi unggul yang kaya nutrisi menjadi fokus utama dalam upaya ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menegaskan bahwa program padi biofortifikasi adalah langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan dan memperbaiki gizi masyarakat secara berkelanjutan.
"Pada hari ini kita melaksanakan panen padi biofortifikasi atau padi kaya gizi. Ini merupakan hasil dari pembinaan yang telah dilakukan, dan hasil ubinan mencapai sekitar 7,92 ton gabah kering panen per hektare," ujarnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel melalui peningkatan kualitas pangan dan gizi.
Disadur dari sumber resmi pemerintahan di Kalimantan Selatan dengan pengolahan AI.
Sumber Artikel: Kalimantan Selatan
Sumber Gambar: Kalimantan Selatan






