Tempat Kejadian Perkara (TKP) Peristiwa Kematian Seseorang di Mess Jetty Jalan Koyem, Muara Teweh (24/5/2026). Foto : Gzl
KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Warga Jalan Koyem RT 10 Kelurahan Jingah yang didapati dalam keadaan tewas di dalam Mess Jetty Perusahaan di sekitar Jembatan KH. Hasan Basri dikenal seorang yang pendiam (24/5/2026).
Menurut Ketua RT setempat, Tony, pria yang tewas tersebut bernama Misran berusia sekitar 25 tahun dan menurut warga disekitar TKP ia telah bekerja disitu sekitar 1-2 tahun.
Menurut cerita warga yang mengaku sebagai Juragan kapal dimana Misran juga bekerja untuk perusahaan yang sama, Anang, ia mengungkapkan tentang almarhum yang juga bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dikapalnya. Kepribadian almarhum dikenal pendiam dan diketahui tidak bisa mengendarai sepeda motor.
"Dia orangnya enak, ada yang berat-berat untuk saya angkat, dia bantu angkat," kata Bapak yang sudah cukup berusia ini.
Misran mempunyai anak balita kurang lebih berusia 6 bulan dari seorang istri yang sudah dinikahinya sekitar 2-3 tahun. Saat kejadian istri dan anaknya sudah sekitar seminggu tak ada di rumah karena kembali ke kampungnya, Desa Ruji.
Tewasnya Misran diketahui pertama kali oleh seorang temannya bernama Andi. Kira-kira setelah Isya ia bermaksud menemui Misran di messnya, namun tak ada respons dari dalam rumah. Karena penasaran ia lalu menyorotkan senter dari balik kaca mess agar bisa mengintip melihat ke dalam.
Ia kaget melihat wajah Misran dengan tubuh yang sudah tergeletak di lantai. Kemudian ia segera memberitahukannya kepada orang-orang.
Saat Warna Kalimantan di TKP tampak aparat kepolisian sudah memasang garis polisi, beberapa petugas ada yang berada di dalam mess dan sebagian lagi di luar. Warga dan keluarga almarhum berkerumun di luar mess menyaksikan polisi yang sedang bekerja menyelidiki TKP.
Usai jenazah di bawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit, tampak petugas keluar, diantaranya ada yang membawa plastik transparan yang diduga benda sampel petunjuk untuk menyelidiki kejadian. Terlihat seperti tali tambang plastik, tas pinggang, handphone, rokok dan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti penyebab kematian Misran, meskipun beberapa warga menduga ia meninggal karena bunuh diri, namun keterangan resmi dari kepolisian yang kompeten untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya belum dikeluarkan.
