Dari Kanan ke Kiri, Suria Baya berkacamata hitam, Malindo bertopi putih dan Satahan Awing Nu memakai Lawung Merah di Acara Pembukaan Muscab PKB, Aula Penginapan Barakati Muara Teweh (8/4/2026). Foto : Warna Kalimantan
KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Barito Utara yang diselenggarakan di Aula Penginapan Barakati, Muara Teweh, turut dihadiri undangan dari tokoh-tokoh Dayak yang populer di Barito Utara.
Kehadiran tokoh - tokoh Dayak mencerminkan PKB adalah Partai nasionalis yang terbuka bagi beragam suku, etnis atau keyakinan yang dilandasi pandangan kebangsaan dan pluralisme pendirinya, yaitu guru bangsa KH. Abdurahamnan Wahid (Gus Dur).
Tokoh berpengaruh suku Dayak yang turut hadir memenuhi undangan PKB adalah Suria Baya, tokoh Dayak sekaligus pengusaha yang sangat populer di Kabupaten Barito Utara dan juga merupakan seorang nasionalis yang amat menekankan tentang toleransi di tanah Dayak.
"Semoga kedepannya PKB semakin maju lagi dan semakin berperan dalam pembangunan serta merawat bingkai kebangsaan," ujar Suria Baya yang merupakan sahabat dekat H. Gogo pimpinan PKB Barito Utara tersebut disela-sela acara Pembukaan.
Tokoh Dayak lainnya yang turut diundang dan hadir adalah Satahan Awing Nu dan Malindo. Dua tokoh muda Dayak ini tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari pertama hingga akhir.
Tokoh muda Dayak yang juga adalah kawan H. Gogo Purman Jaya ini selain menyampaikan pujian juga turut mengharapkan PKB melakukan peran strategis dalam pembangunan di Barito Utara, serta memainkan peran dinamis terkait keberagaman yang harmonis.
"Selamat melaksanakan Muscab PKB dan semoga sukses," kata Satahan Awing Nu dan Malindo menutup pandangannya tentang PKB.
