Ternyata Naik - Turun Pertumbuhan Ekonomi Barito Utara Masih Tergantung Produksi Batu Bara

KALIMANTAN TENGAH, BARITO UTARA, MUARA TEWEH - Terungkap ternyata pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barito Utara masih sangat bergantung pada produksi Batu Bara sebagai penyumbang hampir 50% bagi pendapatan daerahnya.

Komoditas berbentuk batuan sedimen berwarna hitam dan mudah terbakar, yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan purba dalam proses pembentukan yang tidak sebentar, yaitu selama jutaan tahun, hingga saat ini adalah andalan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barito Utara.

Hal tersebut terungkap pada saat Sekda Barito Utara Drs. H. Muhlis menyampaikan sambutannya pada kegiatan simposium yang diselenggarakan salah satu organisasi di gedung Balai Antang, Muara Teweh, kemarin (29/9/2025).

Muhlis menyampaikan, Barito Utara yang memiliki potensi luar biasa terutama isi perut bumi, ada gas dan ada batu bara. Batu Bara memberikan sumbangan sekitar 48% bagi daerah.

"Yang sudah ada kontribusi sekarang adalah batu bara, dimana batu bara itu memberikan sumbangan sekitar 48%," sampainya.

Muhlis yang juga pernah lama menjabat sebagai Pj Bupati Barito Utara menganggap hal tersebut rentan bagi Barito Utara untuk memiliki pertumbuhan ekonomi yang sedang naik atau turun.

"Kadang-kadang pada saat kondisi dunia usaha baik-baik saja, hanya karena tren batu bara yang berkurang maka pertumbuhan kita langsung anjlok," ungkap Muhlis.

Menurut data BPS terbaru, sebutnya, pertumbuhan ekonomi Barut dari kuartal kedua dibandingkan dengan tahun sebelumnya memiliki pertumbuhan hanya sekitar 2,3%.

"Itu jauh dibandingkan kondisi tahun lalu yang mana kita tumbuh sekitar 5,4%," kata Muhlis.

Jadi ekonomi Barito Utara memang ada penurunan, dan dari data-data Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, ungkap dia, angka produksi (batu bara) kita memang sedang menurun. 

"Itu menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita juga turun secara signifikan," bebernya.

Memang kata Muhlis ekonomi Barito Utara tetap dapat dikatakan "tumbuh", akan tetapi tidak sama seperti pertumbuhan tahun lalu, pungkasnya.